Tak habis pikir kenapa sekarang banyak orang yang suka memanfaatkan orang lain demi dirinya sendiri, Negeri ini telah dijangkiti oleh penyakit yang sangat berbahaya. Tak layak banyak sekali adzab yang terus datang, mungkin ini juga akibat dari ulah kita yang sudah melampaui batas dan tak terkendali dan sudah kehilangan kesadaran akan sejatinya diri kita.
Kita adalah makhluk yang masih suka berbuat dosa, kita masih jauh dari apa yang kita bayangkan. Boleh saja kita mencari penghasilan atau penghidupan dengan cara apapun, namun jangan dengan menghalalkan segala cara. Akibatnya banyak sekali saudara-saudara kita sendiri yang menjadi korban dari perbuatan kita. Apalagi sekarang media informasi semakin menggila. Aa Gym adalah salah satu korban yang sangat-sangat dirugikan dengan apa yang sekarang menjadi trend Masyarakat Indonesia saat ini. Kebanyakan dari kita sekarang lebih suka melihat dan menjadikan saudara kita susah daripada melihat saudara sendiri bahagia. Kita lebih bahagia dan bangga dengan kita sendiri dan gemar sekali menari-nari diatas musibah yang menimpah saudara kita.
Sudah waktunya kita menjadi dewasa dengan merubah kebiasaan kita, yaitu suka sekali mengkonsumsi privasi orang lain. STOP Konsumsi Gossip!!!
1/05/2011
LPI Vs PSSI
Belum lama ini kita merasakan sesuatu yang telah lama tidak hadir dalam dunia persepakbolaan kita. Ajang piala AFF memberikan harapan lebih bagi perkembangan sepakbola Nasional. Terbukti Timnas Garuda kita memberikan sesuatu yang terbaik dan hampir saja Timnas kita mampu membawa Indonesia menjadi juara Piala AFF, kalau saja itu terjadi maka itu adalah gelar perdana yang dinantikan oleh seluruh rakyat indonesia. Belum juga euforia Timnas Garuda berlalu dari keseharian kita, lagi-lagi wajah persepakbolaan kita tercoreng dengan akan bergulirnya LPI ( Liga Primer Indonesia ). Tak heran jika tiba-tiba badan tertinggi persepakbolaan Nasional seperti kebakaran jenggot.
Entah siapa yang bersalah atau siapa yang memulainya, yang jelas hal tersebut mendapat pertentangan keras dan mengundang reaksi yang sangat berlebihan dari badan tertinggi sepakbola Nasional (PSSI). Ternyata sindrome Lebay atau alay tidak hanya menjangkiti generasi muda kita saja, namun sindrome ini juga telah menjangkiti badan tertinggi persepakbolaan kita. hal tersbut dapat kita lihat dari reaksi ketua umum PSSI Nurdin Halid, dalam pernyataannya dia (Nurdin Halid) memberikan pernyataan keras soal Liga Primer Indonesia (LPI). Menurutnya, keberadaan kompetisi sepakbola tandingan Indonesia Super League (ISL) dari PSSI itu merusak sistem persepakbolaan nasional."Keberadaan LPI telah melanggar UU Sistem Olahraga Nasional, sekaligus statuta FIFA,Menurutnya, PSSI telah membangun sistem persepakbolaan nasional selama bertahun-tahun. Upaya itu dilakukan PSSI dengan susah payah dan kerja keras tanpa mengenal lelah.
Applause buat ketua umum PSSI yang tak kenal lelah dan dengan susah payah membangun sistem persapkbolaan Nasional. Apapun hasil dari perselisihan ini, kita semua berharap kedepan harapan untuk maju bagi sepakbola Nasioal tetap terwujud tanpa harus dikotori oleh tangan-tangan yang tak bertanggung jawab. Siapapun yang berkuasa tak menjadi masalah, biarkan mereka berbuat apa saja yang penting Jayalah Indonesiaku.....
Entah siapa yang bersalah atau siapa yang memulainya, yang jelas hal tersebut mendapat pertentangan keras dan mengundang reaksi yang sangat berlebihan dari badan tertinggi sepakbola Nasional (PSSI). Ternyata sindrome Lebay atau alay tidak hanya menjangkiti generasi muda kita saja, namun sindrome ini juga telah menjangkiti badan tertinggi persepakbolaan kita. hal tersbut dapat kita lihat dari reaksi ketua umum PSSI Nurdin Halid, dalam pernyataannya dia (Nurdin Halid) memberikan pernyataan keras soal Liga Primer Indonesia (LPI). Menurutnya, keberadaan kompetisi sepakbola tandingan Indonesia Super League (ISL) dari PSSI itu merusak sistem persepakbolaan nasional."Keberadaan LPI telah melanggar UU Sistem Olahraga Nasional, sekaligus statuta FIFA,Menurutnya, PSSI telah membangun sistem persepakbolaan nasional selama bertahun-tahun. Upaya itu dilakukan PSSI dengan susah payah dan kerja keras tanpa mengenal lelah.
Applause buat ketua umum PSSI yang tak kenal lelah dan dengan susah payah membangun sistem persapkbolaan Nasional. Apapun hasil dari perselisihan ini, kita semua berharap kedepan harapan untuk maju bagi sepakbola Nasioal tetap terwujud tanpa harus dikotori oleh tangan-tangan yang tak bertanggung jawab. Siapapun yang berkuasa tak menjadi masalah, biarkan mereka berbuat apa saja yang penting Jayalah Indonesiaku.....
ደንበኛ ይሁኑ ለ፡
አስተያየቶች (Atom)