1/29/2011
Arifin C. Noer
Arifin Chairin Noer atau lebih sering dipanggil Arifin C Noer adalah sutradara teater dan film. Beliau beberapa kali memenangkan Piala Citra untuk penghargaan film terbaik sekaligus penulis skenario terbaik. Beliau Lahir di Cirebon, Jawa Barat, 10 Maret 1941, meninggal pada usia 54 tahun tepatnya pada 28 Mei 1995. Suami dari aktris senior Jajang C Noer ini di karuniai dua putri yaitu : Nitta Nazyra dan Marah Laut. Beliau mengawali karir berteaternya dengan bergabung dengan kelompok bentukan Rendra, kemudian beliau mulai menulis dan menyutradarai sendiri lakon-lakonnya seperti : Kapai-kapai, Tengul, Madekur dan Tarkeni, Umang-umang dan Sandek Pemuda Pekerja. Selain Bergelut di Teater beliau juga menjadi sutradara film, salah satu film Arifin yang paling kontroversial adalah “Pengkhianatan G 30 S/PKI (1984 ). Film ini menjadi tontonan wajib pada era orde Baruyang harus diputar diseluruh stasiun televisi setiap tahun pada tanggal 30 September, untuk memperingati insiden “Gerakan 30 September pada tahun 1965. Selain itu Beliau juga seorang pencari bakat yang sangat handal, salah satu nama yang berhasil melambung pada masa itu adalah aktris Joice Erna lewat film Suci Sang Primadona. Berikut film-film yang beliau sutradarai :
Rio Anakku – 1973
Suci Sang Primadona – 1977
Petualang-petualang – 1978
Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa - 1979
Harmonikaku – 1979
Serangan Fajar – 1981
Djakarta – 1966 – 1982
Pengkhianatan G 30 S/PKI – 1984
Matahari Matahari – 1985
Biarkan Bulan itu – 1986
Taksi – 1990
Bibir Mer – 1991
Tasi oh Tasi – 1992
Penghargaan :
Sutradara Terbaik (Festifal Film Indonesia) 1990 untuk Taksi
Sutradara Terbaik (Festifal Film Indonesia) 1982 untuk Serangan Fajar
Sebuah catatan bagi seorang aktor TEORI MENCIPTAKAN PERAN (RENDRA)
Sebuah catatan bagi seorang aktor
TEORI MENCIPTAKAN PERAN (RENDRA)
1.Mengumpulkan tindakan – tindakan pokok yang harus dilakukan. Tindakan pokok atau motif atau tujuan utama eksistensi peran dalam cerita menjadi modal dasar setiap langkah, gerak, dialog, juga ekspresi dan respon terhadap apa dan siapapun dalam cerita. Dengan hal itu keberadaannya akan menjadikan peran lebih hidup dan memiliki visi yang jelas.
2.Mengumpulkan sifat, watak peran, lalu hubungkan dengan tindakan pokok yang harus dikerjakan, lalu ditinjau ulang.
Kemudian pencarian terhadap watak dan sifat peran dilakukan untuk mensinkronkan dengan tindakan pokok peran tersebut, hingga setiap gerak dapat sesuai dan tepat dengan keinginan sutradara.
3.Mencari dalam naskah pada bagian mana sifat peran ditonjolkan.
Watak yang dimiliki harus dikeluarkan namun tidak di setiap tempat dan waktu, maka perlu disesuaikan dengan kondisi peran dalam naskah
4.Mencari dalam naskah ucapan-ucapan yang hanya memiliki makna tersirat untuk diberi tekanan lebih jelas hingga waktunya muncul
Dengan menemukan dialog yang punya makna khusus akan lebih memberikan bobot dalam peran, dan penonton akan dapat memahami peran dan maksud juga nilai yang disampaikan
5.Menciptakan gerak air muka, sikap, dan langkah yang dapat mengekspresikan watak, kemudian disemaikan dengan timing
Dialog, tindakan pokok dan watak harus didukung dengan gerak,mimic, dan organ tubuh lain agar lebih mengena dan tepat.
6.Merancang garis permainan menuju puncak
Ketidak tahuan kapan harus menahan dan membuang akan membuat cerita masak sebelum waktunya
7.menetapkan business dan bloking
business dan bloking akan mendukung karena ia akan berkaitan dengan actor dan property diatas panggung
8.mengerahkan perhatian dan dihayati dengan imajinasi
berkonsentrasi penuh dari awal hingga akhir permainan dengan modal imajinasi sehingga peran itu hidup diatas ataupun dibelakang panggung.
menuju peran….
1.membaca biasa naskah
2.membaca mendalam
3.menemukan tindakan pokok peran
4.menemukan watak, sifat, lalu hubungkan dengan tindakan pokok
5.menentukan pada bagian mana sifat peran ditonjolkan
6.menentukan dialog yang punya makna tersirat untuk diberi tekanan khusus
7.menciptakan gerak air muka, sikap, dan langkah yang dapat mengekspresikan watak lalu sesuaikan dengan timing
8.merancang garis permainan menuju puncak
9.menetapkan bisnis dan bloking
10.konsentrasi dan penghayatan dengan imajinasi
TEORI MENCIPTAKAN PERAN (RENDRA)
1.Mengumpulkan tindakan – tindakan pokok yang harus dilakukan. Tindakan pokok atau motif atau tujuan utama eksistensi peran dalam cerita menjadi modal dasar setiap langkah, gerak, dialog, juga ekspresi dan respon terhadap apa dan siapapun dalam cerita. Dengan hal itu keberadaannya akan menjadikan peran lebih hidup dan memiliki visi yang jelas.
2.Mengumpulkan sifat, watak peran, lalu hubungkan dengan tindakan pokok yang harus dikerjakan, lalu ditinjau ulang.
Kemudian pencarian terhadap watak dan sifat peran dilakukan untuk mensinkronkan dengan tindakan pokok peran tersebut, hingga setiap gerak dapat sesuai dan tepat dengan keinginan sutradara.
3.Mencari dalam naskah pada bagian mana sifat peran ditonjolkan.
Watak yang dimiliki harus dikeluarkan namun tidak di setiap tempat dan waktu, maka perlu disesuaikan dengan kondisi peran dalam naskah
4.Mencari dalam naskah ucapan-ucapan yang hanya memiliki makna tersirat untuk diberi tekanan lebih jelas hingga waktunya muncul
Dengan menemukan dialog yang punya makna khusus akan lebih memberikan bobot dalam peran, dan penonton akan dapat memahami peran dan maksud juga nilai yang disampaikan
5.Menciptakan gerak air muka, sikap, dan langkah yang dapat mengekspresikan watak, kemudian disemaikan dengan timing
Dialog, tindakan pokok dan watak harus didukung dengan gerak,mimic, dan organ tubuh lain agar lebih mengena dan tepat.
6.Merancang garis permainan menuju puncak
Ketidak tahuan kapan harus menahan dan membuang akan membuat cerita masak sebelum waktunya
7.menetapkan business dan bloking
business dan bloking akan mendukung karena ia akan berkaitan dengan actor dan property diatas panggung
8.mengerahkan perhatian dan dihayati dengan imajinasi
berkonsentrasi penuh dari awal hingga akhir permainan dengan modal imajinasi sehingga peran itu hidup diatas ataupun dibelakang panggung.
menuju peran….
1.membaca biasa naskah
2.membaca mendalam
3.menemukan tindakan pokok peran
4.menemukan watak, sifat, lalu hubungkan dengan tindakan pokok
5.menentukan pada bagian mana sifat peran ditonjolkan
6.menentukan dialog yang punya makna tersirat untuk diberi tekanan khusus
7.menciptakan gerak air muka, sikap, dan langkah yang dapat mengekspresikan watak lalu sesuaikan dengan timing
8.merancang garis permainan menuju puncak
9.menetapkan bisnis dan bloking
10.konsentrasi dan penghayatan dengan imajinasi
1/28/2011
Memotivasi Diri Sendiri dengan Intopeksi
Sering kali kita terjebak dalam sebuah permasalahan yang seakan-akan tak mungkin kita lewati atau bahkan sekedar menjalani. Bagai sebuah gunung besar nan tinggi yang tak mungkin kita daki, Seperti laut luas yang tak mungkin kita sebrangi. Namun semua itu tergantung pada apa yang ada dalam diri kita sendiri, sesuatu yang terpendam dalam diri kita adalah sesuatu yang Anugerah Tuhan yang sangat luar biasa, asal mau berusaha pasti ada jalan keluar untuk masalah "apapun itu".
Sekarang banyak sekali diantara kita kehilangan separuh dari kemampuan yang telah kita miliki, bahkan kita sendiri tak sadar akan potensi yang ada dala diri sendiri, tak ayal sekarang banyak orang yang meminta bantuan kepada psikiater atau motivator untuk memotivasi diri. Bukan hal yang salah atau keliru memang terkadang kita butuh orang lain untuk lebih maju, hal tersebut tak dapat kita pungkiri sebagai Makhluk Sosial yang selalu butuh orang lain dalam setiap hal. Namun sesuatu yang terkadang ada dalam diri kita tak bisa bebas berkembang dan cenderung terkubur dalam-dalam oleh kemampuan orang lain yang belum tentu bisa atau punya apa yang kita punya...Salah satu cara untuk memotivasi diri sendiri adalah intropeksi diri sendiri dan lebih mengenal apa yang ada dalam diri kita sendiri. Sesuatu yang paling dasar adalah apa yang kita miliki, apa yang kita sukai dan apa yang mungkin bisa kita lakukan untuk mendapatkan sesuatu yang kita sukai...
Mulai kenali diri sendiri dan Intropeksi diri sejak dini....
Sekarang banyak sekali diantara kita kehilangan separuh dari kemampuan yang telah kita miliki, bahkan kita sendiri tak sadar akan potensi yang ada dala diri sendiri, tak ayal sekarang banyak orang yang meminta bantuan kepada psikiater atau motivator untuk memotivasi diri. Bukan hal yang salah atau keliru memang terkadang kita butuh orang lain untuk lebih maju, hal tersebut tak dapat kita pungkiri sebagai Makhluk Sosial yang selalu butuh orang lain dalam setiap hal. Namun sesuatu yang terkadang ada dalam diri kita tak bisa bebas berkembang dan cenderung terkubur dalam-dalam oleh kemampuan orang lain yang belum tentu bisa atau punya apa yang kita punya...Salah satu cara untuk memotivasi diri sendiri adalah intropeksi diri sendiri dan lebih mengenal apa yang ada dalam diri kita sendiri. Sesuatu yang paling dasar adalah apa yang kita miliki, apa yang kita sukai dan apa yang mungkin bisa kita lakukan untuk mendapatkan sesuatu yang kita sukai...
Mulai kenali diri sendiri dan Intropeksi diri sejak dini....
Etika dan estetika
Etika ialah
Estetika ialah keindahan. Sesuatu yang membuat indah.
Karena kesenian, terutama teater tumbuh dari lingkungannya dan masyarakatnya. Ia tumbuh berdasarkan sebuah kebutuhan, keperluan atas spiritual pribadi sehingga sangat tidak mungkin apabila ia menjauhkan darinya. Sebuah karya yang juga berasal dari kesadaran atas sekitarnya yang dicerapnya melalui indera dan akal.
Jika kita DITUNJUKKAN dua benda, bunga dan kotoran manusia, kira-kira akan memilih apa?
Seni dalam hal ini kita sebut sebagai teater merupakan bagian yang dimiliki dari hidup dan kehidupan…. Seorang tidak bias melakukan segala sesuatu seenaknya sendiri tanpa melihat dan memperhatikan sekitarnya dan harkat martabat seorang actor.
Jika teater tidak menjadikanmu menjadi lebih baik maka keluarlah...
Proses harus dilakukan dengan 2 cara.... cara cepat dan ideal.. ideal sebaiknya dilakukan untuk pementasan yang ditujukan pementasan murni... sedangkan yang cepat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pementasan dan animo juga undangan.
Berilah kesadaran dalam berkesenian dan berorganisasi, jika organisasi adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam berkesenian maka upaya pemenuhan kebutuhan dan penyadaran berkesenian harus diprioritaskan sedangkan jika berkesenian adalah menyesuaikan kebutuhan berorganisasi atau tolak ukur berorganisasi ialah sebuah pementasan maka penyadaran berorganisasi adlah lebih penting, mana?
Menyesuaikan
* rangkuman dari buku membangun tokoh karya stanislavsky
Estetika ialah keindahan. Sesuatu yang membuat indah.
Karena kesenian, terutama teater tumbuh dari lingkungannya dan masyarakatnya. Ia tumbuh berdasarkan sebuah kebutuhan, keperluan atas spiritual pribadi sehingga sangat tidak mungkin apabila ia menjauhkan darinya. Sebuah karya yang juga berasal dari kesadaran atas sekitarnya yang dicerapnya melalui indera dan akal.
Jika kita DITUNJUKKAN dua benda, bunga dan kotoran manusia, kira-kira akan memilih apa?
Seni dalam hal ini kita sebut sebagai teater merupakan bagian yang dimiliki dari hidup dan kehidupan…. Seorang tidak bias melakukan segala sesuatu seenaknya sendiri tanpa melihat dan memperhatikan sekitarnya dan harkat martabat seorang actor.
Jika teater tidak menjadikanmu menjadi lebih baik maka keluarlah...
Proses harus dilakukan dengan 2 cara.... cara cepat dan ideal.. ideal sebaiknya dilakukan untuk pementasan yang ditujukan pementasan murni... sedangkan yang cepat ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pementasan dan animo juga undangan.
Berilah kesadaran dalam berkesenian dan berorganisasi, jika organisasi adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam berkesenian maka upaya pemenuhan kebutuhan dan penyadaran berkesenian harus diprioritaskan sedangkan jika berkesenian adalah menyesuaikan kebutuhan berorganisasi atau tolak ukur berorganisasi ialah sebuah pementasan maka penyadaran berorganisasi adlah lebih penting, mana?
Menyesuaikan
* rangkuman dari buku membangun tokoh karya stanislavsky
1/27/2011
Semua Pasti Bisa....
Dalam menjalani Hidup pasti ada susah dan senang, tidak terkecuali terkadang kita terjatuh dan susah untuk berdiri, adapula kita hanya diam tanpa reaksi, tidak jarang pula kita bingung menentukan apa yang harus kita jalani. Terus maju dengan segala resiko apa yang akan terjadi atau hanya diam sambil merenungi diritanpa henti???Semua kegelisahan pasti ada penyebabnya, seperti istilah "ada gula ada semut" ada "asap pasti ada api" dan masih banyak istilah yang menerangkan tentang sebab akibat...Maka sudah waktunya kita intropeksi diri sendiri, jangan tergesa-gesa berpikir apa yang harus kita jalani, lebih bijak apabila kita mengoreksi diri sendiri kenapa aku jadi seperti ini, Dosa apa aku ini, kesalahan apa yang membuat aku seperti ini, Sesuatu apa yang membuat aku gelisah tanpa henti...Mungkinkah aku telah lupa atau sengaja melupakan apa sebenarnya hakikat adaku di dunia ini????
1/23/2011
Lagi-lagi Taufik Hidayat Spesialis Runner Up
Taufik Hidayat akhirnya takluk oleh Lee Chong Wei dalam final Malasyia Terbuka Super Series. Taufik yang menjadi unggulan kedua harus mengakui ketangguhan Lee Chong Wei dengan Skor 8-21 dan 17-21 dalam pertandingan yang digelar di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malasyia, Ahad (23/1).
Pada Hong Kong Super Series 2010 Desember silam, Taufik juga kalah dari pebulutangkis nomor satu dunia itu. Begitu pula pada partai puncak Indonesia Super Series Juni silam.
Sementara itu, Cina memborong empat gelar lainnya melalui tiga final sesama pemain Cina. Satu gelar lagi dipersembahkan ganda putra unggulan kelima Chai Biao/Guo Zhendong yang mengalahkan pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen/Jonas Rasmussen 21-16 dan 21-14.
Gelar tunggal putri diperoleh unggulan kedua Wang Shixian yang menang atas Wang Yihan 21-18 dan 21-14. Sedangkan gelar ganda putri direbut unggulan delapan Tian Qing/Zhao Yunlei yang menalukkan Yu Yang/Wang Xiaoli 21-12, 6-21, dan 21-17.
Gelar ganda campuran dimenangi unggulan ketujuh He Hanbin/Ma Jin yang mengungguli unggulan kelima Tao Jiaming/Tian Qing 21-13, 13-21, dan 21-16.
Pada Hong Kong Super Series 2010 Desember silam, Taufik juga kalah dari pebulutangkis nomor satu dunia itu. Begitu pula pada partai puncak Indonesia Super Series Juni silam.
Sementara itu, Cina memborong empat gelar lainnya melalui tiga final sesama pemain Cina. Satu gelar lagi dipersembahkan ganda putra unggulan kelima Chai Biao/Guo Zhendong yang mengalahkan pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen/Jonas Rasmussen 21-16 dan 21-14.
Gelar tunggal putri diperoleh unggulan kedua Wang Shixian yang menang atas Wang Yihan 21-18 dan 21-14. Sedangkan gelar ganda putri direbut unggulan delapan Tian Qing/Zhao Yunlei yang menalukkan Yu Yang/Wang Xiaoli 21-12, 6-21, dan 21-17.
Gelar ganda campuran dimenangi unggulan ketujuh He Hanbin/Ma Jin yang mengungguli unggulan kelima Tao Jiaming/Tian Qing 21-13, 13-21, dan 21-16.
ደንበኛ ይሁኑ ለ፡
አስተያየቶች (Atom)
