2/28/2011
AS Dan Inggris Siap Mengerahkan Militernya Ke Libya
Amerika Serikat (AS) telah menginstruksikan Angkatan Militernya untuk mendekat ke Libya agar siap bila diperlukan sewaktu-waktu. Inggris pun menyatakan hal serupa dengan AS untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam menghadapi kemungkinan terburuk atas situasi keamanan di Libya.
Menurut stasiun berita Fox News, juru bicara Departemen Pertahanan (Pentagon), Kolonel Dave Lapan, Senin kemarin mengungkapkan bahwa pasukan AS harus siap bila diinstruksikan untuk membantu operasi bantuan kemanusiaan di Libya. "Namun keputusan itu belum diambil," kata Lapan.
Kantor berita Associated Press mengungkapkan, militer AS selama ini ditempatkan di kawasan Mediterania. Di sebelah selatan perairan itu, AS pun menempatkan dua kapal induk di Teluk Parsi.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan bila negaranya akan bergabung dengan kekuatan sekutu untuk membentuk zona larangan terbang di langit Libya. "Kami tidak menutup kemungkinan untuk mengerahkan aset-aset militer," kata Cameron.
Zona larangan itu perlu diterapkan agar militer yang loyal dengan Khadafi tidak lagi menembaki massa dengan pesawat udara atau helikopter. Namun, upaya itu harus didukung oleh kekuatan militer NATO (organisasi pertahanan yang dibentuk AS dan Inggris).
Sebelumnya, pemerintah AS telah membekukan aset-aset Libya. Nilainya sekitar US$30 miliar.
ደንበኛ ይሁኑ ለ፡
አስተያየቶች ለጥፍ (Atom)

ምንም አስተያየቶች የሉም:
አስተያየት ይለጥፉ