Pages

3/11/2011

Twitter Hasilkan 1.200 tweet Per Menit Saat Tsunami Jepang

Tsunami Jepang

TOKYO - Jejaring sosial memang benar-benar menjadi media andalan dalam menyampaikan berita dan informasi real-time. Terbukti ketika Tsunami terjadi di Jepang, Twitter kebanjiran 1.200 tweet per menit.

Dilansir oleh Online Social Media, Jum'at (11/3/2011), semua orang di Jepang mengabarkan informasi terbaru melalui jaringan internet tentang Gempa dan Tsunami di Jepang. Twitter menjadi satu-satunya jalur komunikasi karena hanya internet 3G yang bisa digunakan, seiring dengan terputusnya sambungan komunikasi telepon di negara tersebut.

Sesaat setelah tsunami melanda, OSM memprediksi ada sekira 1.200 tweet yang masuk berasal dari Tokyo. Angka ini belum ditambah dengan jumlah pengguna Twitter lain yang ingin mendoakan para korban tsunami di Jepang.

Diketahui, Twitter feed yang populer diikuti perkembangannya adalah akun Twitter milik Al-Jazeera, dan Ustream milik Jepang.

Gempa bumi dengan kekuatan 8,8 SR menghamtam Jepang. Akibat gempa yang berkuatan dahsyat ini menyebabkan bencana tsunami setinggi 6 meter Honshu. Kerusakan parah juga terlihat dilokasi yang diterjang gempa.

Berdasarkan laporan The Pacific Tsunami Warning Center di Hawaii, beberapa negara juga harus wapada dengan tsunami susulan. Negara yang wajib ekstra waspada adalah Rusia, Marcus Island, dan Marianas Utara.

Lembaga penyiaran publik, NHK juga menunjukkan asap hitam mengepul dari sebuah bangunan di Odaiba, daerah pinggiran Tokyo. Kegiatan kereta cepat diseluruh utara Jepang itu dihentikan. Televisi menunjukkan mobil terayun-ayun air di sisi perahu yang tengah bersandar.

Badan meteorologi Jepang mengingatkan bahwa tsunami setinggi 6m juga bisa menerjang pantai dekat prefektur Miyagi, terdekat dengan pusat gempa. Badan itu mengatakan gempa terjadi pukul 14:46 pada (13:46 waktu Singapura) Jumat di kedalaman 10 km, sekira 125 km lepas pantai timur.

Akibat tsunami tersebut banyak bangunan dilaporkan hancur. Ini merupakan terdahsyat ke-7 yang terjadi sepanjang sejarah, sejak 1900.

ምንም አስተያየቶች የሉም:

አስተያየት ይለጥፉ

 

Blogger news

Blogroll

About